Application Development using Agile/Scrum
Kode Training : TO-13
-
Deskripsi
Scrum adalah kerangka kerja berbasis agile yang sering digunakan oleh tim development dalam proses pengembangan proyek. Scrum membantu mengorganisasi tim mulai dari proses perencanaan hingga shipment dan membangun komunikasi yang efektif antara mereka.
Supaya aplikasi yang dibangun bisa tepat sasaran dan tidak memakan waktu lama, scrum menggunakan daftar prioritas dan tenggat waktu (sprint) bagi tim untuk menyelesaikan tugasnya. Proses ini juga melibatkan sejumlah rapat dan pengecekan secara berkala untuk menilai hasil kerja. Hal ini menjadikan scrum sebagai solusi efektif dan efisien dalam proses pembangunan aplikasi.
-
Alasan kebutuhan training
Mengingat perkembangan bisnis dewasa ini sangat didominasi oleh teknologi, kegagalan aplikasi menjadi hal yang sangat berisiko tinggi. Ini sering terjadi pada aplikasi yang terus berkembang; baik karena kebutuhan bisnis, compliance, dan lain sebagainya. Sejauh pengamatan kami, banyak perusahaan khususnya perbankan menggunakan metodologi yang panjang dan berliku-liku dalam prosesnya. Belum lagi para stakeholder utama yang seharusnya bertugas memverifikasi aplikasi malah sering mengabaikan urusan testing, jadwal yang ketat, kurangnya komunikasi, dan serangkaian faktor lainnya.
Maka dari itu, dibutuhkan sebuah metodologi yang tepat dan mudah diimplementasikan untuk proses pengembangan aplikasi. Sejauh ini, scrum adalah metode manajemen proyek yang cukup efektif untuk diterapkan pada pembangunan aplikasi.
-
Siapa saja yang memerlukan training?
Memahami besarnya kebutuhan aplikasi yang baik dan tepat sasaran, training ini sangat penting untuk diikuti oleh staf software development. Meski begitu, scrum juga merupakan metode pengelolaan proyek yang universal sehingga bisa diikuti oleh tim divisi lainnya (marketing, dll).
-
Prasyarat (prerequisite)
Tidak ada. -
Materi training
Materi training meliputi:
- Kicking off a project
- How to perform a root cause analysis
- How to communicate the benefits of scrum
- How to host a kick off meeting and definition of done
- How to improve from the start
- The importance of a good initiation
- Establishing stakeholders
- How to establish stakeholders
- Examples of stakeholders
- The importance of stakeholders at sprint review
- How to establish stakeholders
- Scrum roles
- Introduction to scrum roles
- Characteristics of a scrum master, product owner, and development team
- The value of knowing the roles
- User stories and the product backlog
- How to write user stories and acceptance criteria
- How to organise stakeholder meetings
- How to find common ground on requirements
- How to manage changing requirements
- The importance of prioritising the backlog
- What are story points
- How to capture stories in meetings
- Sprint planning
- How to manage impediments to planning
- How to prepare for sprint planning
- The sprint planning meeting
- How to prepare artefacts needed for planning
- How to craft the sprint goal
- First half of the meeting - The what How to estimate user stories
- Second half of the meeting - The how
- How to use velocity
- What is the outcome of sprint planning
- Release planning velocity
- Introduction to release planning
- How to set a release goal
- How to decide on scope
- Driven versus date driven release
- How to prioritise for the release
- How to use average velocity and calculate number of sprints in release
- How to run a release planning meeting
- How to use the release burn down
- Daily scrum, sprint review and retrospective
- Introduction to the sprint lifecycle
- How to choose sprint length
- What is the frozen sprint backlog
- The team work on tasks
- How to remove impediments
- How to carry out product backlog grooming and estimation
- Avoiding carry over
- How to run the daily scrum
- How to use the sprint burndown
- How to run the sprint review
- What is the potentially shippable increment
- How to run the sprint retrospective
-
Hasil training
Setelah mengikuti training ini, peserta bisa memahami manfaat scrum menurut posisi masing-masing, serta mampu mengelola tugas dan tanggung jawab mereka dalam tim.
-
Waktu training
2 (dua) hari. -
Metodologi penyampaian
- Presentasi
- Diskusi
- Simulasi pengembangan aplikasi (web based) dengan menggunakan scrum
- Quiz & Test
Bahasa Indonesia
English (United Kingdom)